Sejarah

Sekolah Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berdiri pada tahun 1995 dengan menyelenggarakan empat program studi pada jenjang magister (S-2), yaitu Magister Manajemen, Magister Ilmu Hukum, Magister Teknik Sipil dan Magister Arsitektur. Pada tahun 2000, Sekolah Pascasarjana Unpar menyelenggarakan dua program jenjang magister lagi, yaitu Magister Ilmu Sosial dan Magister Ilmu Teologi. Bersamaan dengan penyelenggaraan dua program magister pada tahun 2000, Sekolah Pascasarjana menyelenggarakan empat program studi jenjang doktor (S-3), yaitu Doktor Ilmu Ekonomi, Doktor Ilmu Hukum, Doktor Ilmu Teknik Sipil, dan Doktor Arsitektur. Pendirian program-program studi jenjang doktor tersebut berkaitan dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 212/U/1999 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Doktor, yang memungkinkan perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan kriteria tertentu untuk menyelenggarakan program studi jenjang doktor. Hal ini menjadikan Unpar sebagai perguruan tinggi swasta pertama di Indonesia yang menyelenggarakan program studi pada jenjang doktor.

Pada tahun 2009, Sekolah Pascasarjana Unpar mulai menyelenggarakan Program Magister Teknik Kimia, yang diikuti dengan penyelenggaraan Program Magister Teknik Industri pada tahun 2010. Pada tahun 2016, Unpar membuka program Magister Ilmu Hubungan Internasional, dan tahun 2017, telah dibuka program Magister Administrasi Bisnis, sehingga pada saat ini Sekolah Pascasarjana telah menyelenggarakan 10 program magister dan 4 program doktor.

X